Kultur sekolah
Nama : Mila Sariani
Nim : 11901193
Kelas : PAI/4C
Makul :Magang
1.
Kultur sekolah
Sebelum kita membahas lebih lanjut alangkah baiknya kita
memahami arti satu persatu dari kultur sekolah. Mungkin ada sebagian
kawan-kawan yang mengetahui apa itu kultur sekolah dan ada juga sebagian belum
sama sekali mengetahui. Apa sih itu kultur? Dan apa sih itu kultur sekolah? Kok
bisa sih budaya berhubungan dengan pendidikan? Sekolah ya sekolah dan budaya ya
budaya?.
Baik teman-teman jangan sampai ribut ya hehe
Disini saya akan menjelaskan satu persatu dari kultur
sekolah dan bagaimana bisa kultur berhubungan dengan pendidikan.
Menurut yang saya baca di internet atau di google. Berasal
dari bahasa Inggris yaitu culture artinya apa sih culture. Nah artinya disini
adalah budaya. Nah sudah tergambar atau belum dalam isi kepala kalian, budaya
itu apa sih? Baik lanjut budaya adalah bentuk jamak dari kata Budi dan daya
yang berarti cinta karsa dan rasa. Kata kebudayaan berasal dari kata Sansekerta
buddhayanah , artinya adalah bentuk jamak dari budhi yang berarti budi atau
akal. Kemudian kebudayaan itu diartikan hal-hal yang bersangkutan dengan Budi
maupun akal. Ada pendirian lain mengenai asal dari kata kebudayaan itu, iyalah
bahwa kata itu adalah suatu perkembangan dari majemuk Budi maupun daya, yang
artinya disini yaitu daya diartikan dari Budi sedangkan kekuatan berasal dari
akal.
Apakah kawan-kawan sampai disini sudah mengerti atau masih
bingung baik di sini saya akan menjelaskan lebih detail lagi mengenai
pengertian kultur sekolah.
Menurut yang saya baca lagi ini kawan-kawan di Google
istilah cultuur ini sendiri mulanya datang dari ilmu antropologi sosial. Apa
yang tercakup dalam definisi budaya sangatlah luas atau yang bisa kita artikan
sangat banyak. Istilah cultuur itu sendiri dapat kita artikan sebagai totalitas
pola perilaku kesenian kepercayaan kelembagaan dan semua produk lain dari karya
dan pemikiran manusia yang mencirikan kondisi suatu masyarakat atau penduduk
yang ditransmisikan bersama.
Sedangkan di dalam KBBI atau kamus besar bahasa Indonesia
budaya diartikan sebagai pikiran adat istiadat suatu yang sudah berkembang
suatu yang menjadi kebiasaan yang sukar diubah ubah. dalam pemakaian
sehari-hari orang biasanya sinonim kan pengertian budaya dengan tradisi. Dalam
hal ini tradisi diartikan sebagai ide-ide umum sikap dan kebiasaan dari
masyarakat yang nampak dari perilaku sehari-hari yang menjadi kebiasaan dari
kelompok dalam masyarakat tersebut. Jadi kawan-kawan menurut pemikiran saya
menurut yang sudah saya baca kultur ini adalah suatu kebudayaan yang sudah
tertanam pada masyarakat itu sendiri seperti pemikiran mereka seperti adat
istiadat dari suatu desa atau yang sudah berkembang di desa tersebut.
ada beberapa yang saya temui di internet atau Google kultur
merupakan pandangan hidup yang diakui bersama oleh suatu kelompok masyarakat, yang
mencakup cara berpikir, berperilaku, sikap, nilai yang tercermin baik dalam
wujud fisik maupun abstrak. Oleh karena itu suatu kultur yang secara alami akan
diwariskan oleh suatu generasi kepada generasi berikutnya sekolah merupakan
lembaga utama yang didesain untuk memperlancar proses transmisi kultur antara
generasi tersebut ini dikutip oleh (Ariefa Efianingrum, 2009 : 21)
Dapat saya simpulkan dari kata Ariefa disini adalah
kebudayaan yang artinya adalah sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai
makhluk sosial yang digunakan untuk memahami atau menginterpretasikan
lingkungan dalam pengalamannya, serta menjadi landasan bagi tingkah lakunya.
Baik disini saya akan menjelaskan pengertian kultur sekolah
yang saya baca dari Google ataupun internet yaitu pengertian kultur sekolah
aneka ragam. Deal dan Kennedy ( Depdiknas direktorat pendidikan menengah umum,
2003 :3) disini mereka juga mendefinisikan kultur sekolah sebagai keyakinan dan
nilai-nilai milik bersama yang menjadi pengikat kuat kebersamaan mereka sebagai
warga suatu masyarakat. Jika definisi ini diterapkan sekolah dapat saja
memiliki sejumlah kultur dengan suatu kultur dominan dan dan sejumlah kultur
lainnya sebagai subordina. Sejumlah keyakinan dan nilai disepakati secara lurus
di sekolah, sejumlah kelompok memiliki kesepakatan kesepakatan terbatas di
kalangan masyarakat tentang keyakinan dan nilai-nilai.
keadaan ini tidak menguntungkan jika antara nilai nilai
dominan dan nilai subordinasi itu tidak sejalan atau bahkan bertentangan dengan
membangun suatu masyarakat sekolah pro belajar atau membangun sekolah yang
bermutu.
Komentar
Posting Komentar