Perangkat pembelajaran
Nama : Mila Sariani
Nim : 11901193
Kelas : 4C
Makul : Magang
Tema : perangkat Pembelajaran
Bismillah assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Kali ini saya akan menuliskan tentang perangkat
pembelajaran. Semoga kita sama-sama mendapatkan ilmu dari apa yang akan saya
tulis.
Perangkat
pembelajaran
Perangkat pembelajaran merupakan suatu perangkat yang
digunakan dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, setiap guru pada
satuan pendidikan berkewajiban menyusun perangkat pembelajaran yang berlangsung
secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, memotivasi siswa untuk
berpartisipasi aktif ( Poppy Kamalia Devi, dkk, 2009: 1-5 ).
Berangkat pembelajaran yang diperlukan dalam mengelola
proses belajar mengajar dapat berupa : silabus, rencana pembelajaran ( RPP ),
lembar kegiatan siswa ( LKS ), dan modul.
a). Silabus
sebut juga kan rencana pembelajaran pada suatu atau kelompok
mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi
Dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, pencapaian
kompetensi untuk penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar ( Trianto,
2010:96 ).
Langkah-langkah pengembangan silabus ( Trianto, 2010:99 )
1. Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar
Mengkaji SK dan KD mata pelajaran sebagaimana tercantum pada
standar isi.
2. Mengidentifikasi materi pokok atau pembelajaran.
Mengidentifikasi materi pokok ada pelajaran yang menunjang
pencapaian KD.
3. Mengembangkan kegiatan pembelajaran
kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman
belajar yang melibatkan proses mental dan fisik dalam rangka pencapaian KD.
4. Merumuskan indikator pencapaian kompetensi
Indikator merupakan penanda pencapaian KD. Indikator
digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
5. Menentukan jenis penilaian
Penilaian pencapaian kompetensi dasar siswa dilakukan
berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan test dalam bentuk
tertulis.
6. Menentukan alokasi waktu
Penentuan alokasi waktu pada setiap KD didasarkan pada
jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu. Alokasi
waktu merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai KD yang dibutuhkan oleh
siswa yang beragam.
7. Menentukan sumber belajar
Penentuan sumber belajar didasarkan pada SK dan KD serta
materi pokok atau pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian
kompetensi.
b. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang
menggambarkan prosedur dan manajemen pembelajaran untuk mencapai KD yang
ditetapkan dalam standar isi yang dijabarkan dalam silabus.
berdasarkan peraturan pemerintah republik indonesia nomor 19
tahun 2005 pasal 20 dinyatakan bahwa perencanaan proses pembelajaran meliputi
silabus dan rencana pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan
pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar.
Menurut permendiknas nomor 41 tahun 2007, komponen RPP
adalah : identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar,
indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi
waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan
sumber belajar
Langkah-langkah menyusun RPP permendiknas nomor 41 tahun
2007 :
1) menuliskan identitas mata pelajaran yang meliputi :
sekolah, mata pelajaran, tema, kelas / semester, alokasi waktu.
2) menuliskan standar kompetensi
SK merupakan kualifikasi kemampuan minimal siswa yang
menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan
dicapai pada suatu mata pelajaran.
3) menuliskan kombinasi dasar
KD adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta
didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator
kompetensi.
4) menuliskan indikator pencapaian kompetensi
indikator kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan
atau di observasi untuk menunjukkan ke tercapai and kompetensi dasar tertentu
yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
5) merumuskan tujuan pembelajaran
tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar
yang diharapkan dicapai oleh siswa sesuai dengan kompetensi dasar. Tujuan
pembelajaran berdasarkan SK, KD dan indikator yang telah ditentukan.
6) materi ajar
Materi ajar membuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur
yang relevan, dan ditulis dalam bentuk peta konsep sesuai dengan rumusan
indikator pencapaian kompetensi
7) alokasi waktu
Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk
pencapaian KD dan beban belajar
8) menentukan metode pembelajaran
metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa mencapai KD atau indikator
yang telah ditetapkan.
9) merumuskan kegiatan pembelajaran
a) pendahuluan
Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam satu pertemuan
pembelajaran yang ditunjukkan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan
perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
b) inti
Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai
KD. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif,
serta memberikan ruang yang cukup bagi kreativitas, dan kemandirian sesuai
dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta si psikologi siswa. Kegiatan
inti ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi,
elaborasi dan konfirmasi.
Menurut nursyam pada tahun 2009: 1 eksplorasi adalah
kegiatan pembelajaran yang didesain agar tercipta suasana kondusif yang
memungkinkan siswa dapat melakukan aktivitas fisik yang memaksimalkan
penggunaan panca indra dengan berbagai cara, media, dan pengalaman yang
bermakna dalam menentukan ide, gagasan, konsep, dan/atau prinsip sesuai dengan
kompetensi mata pelajaran. selebrasi adalah kegiatan pembelajaran yang
memberikan kesempatan peserta didik mengembangkan ide, gagasan, dan kreasi
dalam mengekspresikan konsepsi kognitif melalui berbagai cara baik lisan maupun
tulisan sehingga timbul kepercayaan diri yang tinggi tentang kemampuan dan
ekstensi dirinya. konfirmasi adalah kegiatan pembelajaran yang diperlukan agar
konsepsi kognitif yang di konstruksi kan dalam kegiatan eksplorasi dan
elaborasi dapat di yakinkan dan diperkuat sehingga timbul motivasi yang tinggi
untuk mengembangkan kegiatan eksplorasi dan elaborasi lebih lanjut.
c) penutup
penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri
aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau
kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.
10) penilaian hasil belajar
prosedur dan instrumen penilaian hasil belajar disesuaikan
dengan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu pada standar penilaian.
11) menentukan media atau alat atau bahan atau sumber
belajar.
Penentuan sumber belajar didasarkan pada SK dan KD serita
materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.
rencana pelaksanaan pembelajaran yang dimaksud dalam penilaian
ini adalah rencana pelaksanaan yang berorientasi pembelajaran terpadu dengan
menentukan model cooperative learning tipe STAD yang menjadi pedoman bagi guru
dalam proses belajar mengajar.
Menurut Trianto ( 2010: 108) secara umum dalam mengembangkan
RPP harus berpedoman pada prinsip pengembangan RPP, yaitu sebagai berikut :
1) kompetensi yang direncanakan dalam RPP harus jelas,
konkret, dan mudah dipahami.
2) RPP harus
sederhana dan fleksibel.
3) RPP yang dikembangkan sifatnya menyeluruh, utuh, dan
jelas pencapaian nya.
4) harus koordinasi dengan komponen pelaksanaan program
sekolah, agar tidak mengganggu jam pelajaran yang lain.
C. Lembar kerja siswa (LKS)
Lembar kerja siswa (LKS) adalah panduan siswa yang digunakan
untuk melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah. gambar kerja
siswa dapat berupa panduan untuk pelatihan pengembangan aspek kognitif maupun
panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan
eksperimen atau demonstrasi. LKS memuat sekumpulan kegiatan mendasar yang harus
dilakukan oleh siswa untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya pembentukan
kemampuan dasar sesuai indikator pencapaian hasil belajar yang harus ditempuh (
Trianto, 2010: 111).
Andi Prastowo (2011: 205-206) menyatakan bahwa 4 fungsi LKS
yaitu :
1. Meminimalkan perang guru, tetapi maksimalkan peran siswa.
2. Memudahkan siswa untuk memahami materi yang diberikan.
3. Ringkas dan kaya tugas untuk berlatih.
4. Memudahkan pelaksanaan pengajaran kepada siswa.
Menurut Poppy Kamila Devi, dkk, (2009:32-33) sistematika LKS
umumnya terdiri dari :
1. Judul LKS
2. Pengantar
Berisi uraian singkat bahan pengajar ( berupa konsep-konsep
IPA ) yang di cukup dalam kegiatan. selain itu juga memberikan pertanyaan atau
masalah yang berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk
memancing kemampuan berpikir siswa dan diharapkan siswa dapat memecahkan
masalah tersebut dengan melakukan kegiatan.
3. Tujuan kegiatan
berisik kompetensi yang harus dicapai siswa setelah
melakukan percobaan. tujuan pembelajaran di rinci pada masing-masing kegiatan.
4. Alat dan bahan
Membuat alat dan bahan yang diperlukan dalam melakukan
kegiatan
5. Langkah kegiatan
Langkah kegiatan berisi sejumlah langkah cara pelaksanaan
kegiatan yang harus dilakukan siswa.
Komentar
Posting Komentar