Bahan Ajar
Nama : Mila Sariani
Nim : 11901193
Kelas : PAI/ 4C
Makul : Magang
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh kali ini saya
akan menyampaikan hasil laporan bacaan saya yang bertema bahan ajar.
bahan ajar merupakan salah satu perangkat materi atau
substansi pembelajaran yang disusun secara sistematis, serta menampilkan secara
utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran.
bahan ajar adalah segala bentuk bahannya digunakan untuk
membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
menurut andi prastowo dalam bukunya yang berjudul panduan
kreatif membuat bahan ajar inovatif disebutkan bahwa bahan ajar merupakan
segala bahan baik informasi alat maupun teks. yang disusun secara sistematis
yang menampilkan sosok untuk dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dan
digunakan dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk perencanaan dan
pengolahan implementasi pembelajaran.
fungsi bahan ajar adalah dapat dibedakan menjadi dua macam
yaitu fungsi bagi guru dan fungsi bagi siswa.
1. Fungsi bahan ajar bagi guru antara lain
- menghemat waktu guru dalam mengajar.
- mengubah peran guru dari seorang pengajar menjadi seorang
fasilitator.
- meningkatkan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan
interaktif.
- sebagai alat evaluasi pencapaian atau penguasaan hasil
pembelajaran.
2. Fungsi bahan ajar bagi siswa
- siswa dapat belajar tanpa harus ada guru atau teman siswa
yang lain.
- kisah dapat belajar kapan saja dan dimana saja iya
hendaki.
- membantu potensi siswa untuk menjadi belajar yang mandiri.
- sebagai pedoman bagi siswa yang akan mengarahkan semua
aktivitasnya dalam proses pembelajaran dan merupakan substansi kompetensi yang
seharusnya dipelajari dan dikuasai nya, serta sebagai sumber belajar tambahan
untuk siswa.
Jenis-jenis bahan ajar
bahan ajar menurut bentuknya dibedakan menjadi empat macam
yaitu bahan ajar cetak, bahan ajar dengar, bahan ajar pandang dengar, dan bahan
ajar interaktif.
1). bahan ajar cetak merupakan sun jumlah bahan ajar yang
berbentuk kertas untuk keperluan pembelajaran atau untuk menyampaikan sebuah
informasi. Misalnya buku, modul, handout, lembar kerja siswa, brosur, foto atau
gambar, dan lain-lain.
2). bahan ajar dengar atau program audio merupakan sistem
pembelajaran yang menggunakan sinyal radio secara langsung, yang mana dapat
dimainkan atau didengarkan oleh seseorang atau sekelompok orang. Misalnya kaset,
radio, compatc disk audio.
3). bahan ajar pandang dengar atau audio visual merupakan
kombinasi sinyal audio dengan gambar gerak secara sekuensial. Misalnya film,
video Compact disk.
4). Bahan ajar interaktif yang di kombinasi dari dua atau
lebih media ( audio, teks, grafik, gambar, animasi dan video ) yang kemudian di
manipulasi oleh penggunaannya atau diberi perlakuan untuk mengendalikan suatu
perintah atau perilaku alami dari suatu presentasi. Misalnya Compact disk
interactive.
Bahan ajar berdasarkan sifatnya dapat dibagi 4 macam, yaitu
:
1). Bahan ajar berbasis cetak misalnya buku, pamflet,
panduan belajar siswa, bahan toturial, buku kerja siswa, peta, charts, foto
bahan dari majalah, koran, dan lain sebagainya.
2). Bahan ajar yang berbasis teknologi misalnya audio
cassettes, siaran radio, slide, flimstrips, film video cassettes, siaran
televisi, Vidio interaktif, computer based tutorial, dan multimedia.
3). Bahan ajar yang digunakan untuk praktik atau proyek
misalnya kit sains, lembar observasi, lembar wawancara, dan lain sebagainya.
4). Bahan ajar yang dibutuhkan untuk keperluan interaktif (
terutama untuk keperluan pendidikan jarak jauh) misalnya telepon, handphone,
video comferencing, dan lain sebagainya.
Menurut cara kerjanya, bahan ajar dibedakan menjadi 5 macam,
yaitu bahan ajar yang tidak diproyeksikan, bahan ajar yang diproyeksikan, bahan
ajar audio, bahan ajar video, dan bahan ajar komputer.
1). Bahan ajar yang tidak diproyeksikan, yakni bahan ajar
yang tidak memerlukan perangkat proyektor untuk memproduksi isi di dalamnya,
sehingga siswa bisa langsung menggunakan bahan ajar tersebut. Misalnya foto,
diagram, filmstrips, over head trandparencies, dan proyeksi komputer.
3). Bahan ajar audio, yakni bahan ajar yang berupa sinyal
audio yang direkam dalam sebuah media rekam. Untuk menggunakannya, kita mesti
memerlukan alat pemain atau player media rekam tersebut seperti seperti tape
compo, CD player, VCD player, multimedia player, dan lain sebagainya. Contoh
bahan ajar seperti ini adalah kaset, CD, flash disk, dan lain-lain.
4). Bahan ajar video, yakni bahan ajar yang memerlukan alat
pemutar yang biasanya berbentuk video tape player, VCD player, DVD player, dan
sebagainya. Karena bahan ajar ini hampir mirip dengan bahan ajar audio, maka
bahan ajar ini juga memerlukan media rekam. Contoh bahan ajar seperti ini yaitu
video, film, dan lai sebagainya.
5). Bahan ajar (media) komputer, yakni bahan ajar noncetak
yang membutuhkan komputer untuk menanyakan sesuatu untuk belajar. Contohnya,
computer mediated instruction dan computer based meltimedia atau hypermedia.
Bahan ajar berbentuk buku
sudah di mana yang telah dijelaskan di atas salah satu
bentuk bahan ajar cetak berupa buku. Buku merupakan bahan tertulis yang
menyajikan ilmu pengetahuan buah pikiran dari pengarangnya.
Buku yang baik adalah buku yang ditulis dengan menggunakan
bahasa yang baik dan mudah dimengerti, disajikan secara menarik dilengkapi
dengan gambar dan keterangan keterangannya, isi buku juga menggambarkan sesuatu
yang sesuai dengan ide penulisannya, sebagaimana bunyi peraturan menteri
pendidikan nasional nomor dua tahun 2008 pasal 6 yang menyatakan bahwa buku
teks digunakan sebagai acuan wajib oleh guru dan siswa dalam proses
pembelajaran. Menurut andi Prastowo dalam bukunya yang berjudul panduan kreatif
membuat bahan ajar inovatif disebutkan, buku adalah bahan tertulis dalam bentuk
anggaran membahana lembaran kertas yang dijilid dan diberi kulit atau cover,
yang menyajikan ilmu pengetahuan yang disusun secara sistematis oleh
pengarangnya. Sementara yang disebut dengan buku teks pelajaran adalah buku
yang berisi ilmu pengetahuan, yang diturunkan dari kompetensi dasar yang
tertuang dalam kurikulum, di mana buku tersebut digunakan oleh siswa untuk
belajar.
Buku ajar yang baik
bahan ajar merupakan sebuah susunan atas bahan-bahan yang
berhasil dikumpulkan dan rasul dari berbagai sumber belajar yang dibuat secara
sistematis. Aspek-aspek yang tumbuh diperhatikan dalam pembuatan bahan ajar
buku diuraikan sebagai berikut :
(1). Kesesuaian materi
kesesuaian materi
yang terdapat dalam buku teks pembelajaran berstandar yang akan dipilih melalui
rapat guru yang dapat dilakukan dengan menggunakan pertimbangan hal-hal sebagai
berikut :
a. Tujuan pembelajaran sesuai dengan kondisi siswa.
b. Materi yang dikembangkan memiliki kekuatan bagi proses
pembelajaran.
c. Materi memiliki kesel jalanan dengan konsep guruan.
d. Materi akurat, mutakhir, dan sesuai dengan konteks dan
kemampuan berpikir siswa.
e. Materi dibahas secara mendalam sesuai dengan keperluan
pembelajaran.
(2). Penyajian materi
penyajian buku teks merupakan aspek penting untuk
dipertimbangkan oleh guru dalam memilih buku teks pelajaran berstandar
nasional. Aspek-aspek yang perlu mendapat pertimbangan adalah :
a. penyajian peta konsep dan tujuan pembelajaran mudah
dipahami oleh siswa.
b. urutan materi dan hubungan antar materi disajikan
sistematis dan logis.
c. Penyajian materi dan ilustrasi atau gambar memotivasi
siswa untuk belajar.
d. Materi disajikan mendorong umpan balik dan refleksi diri
siswa.
e. Anatomi buku disajikan dengan model yang mudah dipahami.
(3). Bahasa, keterbacaan, dan grafis
Asik lain yang sangat penting bagi buku teks adalah bahasa
yang digunakan. Sd keterbukaan sangat menentukan keterpaham dan ke menarik kan
buku teks.
Aspek lainnya adalah grafika yang turun pulang menentukan
kualitas suatu buku teks. Oleh karena itu dalam memilih buku perlu
mempertimbangkan aspek aspek berikut :
a. Ketetapan dalam menggunakan pilihan kata dan gaya bahasa
b. Kalimat yang digunakan pada umumnya mudah dipahami.
c. Paragraf yang disajikan tidak membingungkan.
d. Memiliki keterbacaan yang sesuai dengan usia baca dari
siswa.
e. Penggunaan tata letak dan tipografi buku dapat
meningkatkan pemahaman siswa.
(4). Latihan dan Soal
Salah satu ciri yang membedakan buku teks dengan jenis buku
lain adalah ketersediaan latihan dan soal. Oleh karena itu dalam memilih buku
teks palu mempertimbangkan aspek ini. Adapun hal-hal yang perlu mendapatkan
pertimbangan adalah :
a. Latihan dance soal yang dikembangkan berkualitas dan
fungsional.
b. Latihan-latihan sesuai dengan kompetensi dasar yang di
belajar kan.
c. Soal yang digunakan mengukur kemampuan siswa secara
komprehensif.
Komentar
Posting Komentar